Beberapa Faktor Aborsi Pada Wanita Hamil - Obat Aborsi Asli

Ada banyak faktor aborsi yang mempengaruhi perilaku wanita usia remaja / dewasa pada saat kehamilan. Mengapa wanita ingin mengakhiri kehamilan ?

Beberapa Perilaku Faktor Aborsi

Fakor ekonomi biasanya sangat berkaitan erat dengan perilaku dan juga tingkah laku seseorang, dan kemungkinan besar juga bisa terjadi pada seseorang yang akan melakukan aborsi, karena takut dan dihimpit oleh keadaan ekonomi yang kurang, sehingga orang tersebut merasa tidak yakin untuk bisa membesarkan anak yang dikandungnya, sehingga terjadilah tindakan aborsi yang sebenarnya sangatlah dilarang oleh agama dan juga Negara.

Faktor social ini biasanya berkaitan dengan kasus aborsi dimana orang tersebut hamil di luar nikah, Perilaku aborsi ini memang hal yang dipandang masyarakat sebagai perbuatan tercela, bahkan kasus pada remaja yang melakukan seks bebas menjadi menilai bahwa aborsi bisa dilakukan sebagai jalan keluar. Aborsi juga termasuk ke dalam sesuatu penyimpangan social.

Ada kasus juga seorang ibu yang mengidap suatu penyakit ataupun bisa saja dari ke-dua pasangan yang memiliki penyakit, Karena khawatir janin tertular oleh penyakit tersebut sehingga memutuskan untuk melakukan aborsi atau menggugurkan kandungan, padahal hal tersbeut belum tentu juga tepat.

Aborsi memang selalu dipandang sebagai hal yang salah, namun kegiatan ini bisa dilakukan atas ijin dokter secara resmi jika ada hal-hal yang memang tidak bisa dicari jalan keluarnya dan harus melakukan tindakan tersebut demi kesehatan ibu, contohnya saja sebuah kehamilan yang terganggu, sehingga jika tidak dilakukan pengguguran akan sangat mengancam nyawa ibu.

Adanya diagnosis dari dokter yang bisa menganggu perkembangan janin saat bayi dilahirkan pun bisa menjadi salah stau factor yang menyebbakan aborsi harus dilakukan, mislanya saja karena ibu memiliki penyakit kelamin menular, biasanya penyakit ini timbul dari gaya hidup berganti- ganti pasangan.

Faktor lainnya dari seringnya remaja melakukan abosi adalah karena takut sekolahnya terganggu, hal ini juga dikarenakan dari hubungan seks bebas yang seringkali terjadi pada kalangan remaja, sehingga kehamilan akan menganggu studi dan merasa takut dikeluarkan dari sekolah.

Diantara beberapa kasus aborsi pada remaja yang memprihatinkan adalah korban pemerkosaan, karena tidak tahu siapa yang harus bertanggung jawab sehingga tidak heran pada kasus ini mengharuskan remaja harus melakukan aborsi untuk menyelamatkan masa depannya.

Masa remaja bukanlah masa yang seharusnya berfikir soal anak atau kehidupan rumah tangga, sehingga alasan ini lah yang dijaidkan para pelaku aborsi ini untuk melakukan kegiatan salah tersebut, salah satunya adalah dengan kurangnya rasa tanggung jawab dari kedua pasangan, atau bisa juga dari pihak pria yang tidak bertanggung jawab akan perbuatannya.

Cytotec
Iconic One Theme | Powered by Wordpress